Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz2GZmIiVYI Garis Samboeng

Páginas

Kamis, 26 Juni 2014

Cinta

Begitukah lakunya
Merasuk akal
Menyiksa dalam batin
                               
                                    -  eF, 2014

Minggu, 15 Juni 2014

Ini Kuliahku, kuliahmu?

Ini subjektif!!sekadar berbagi opini.Protes kecil yang sedikit ngawur, sensitif, sarkastik dan nanggung berdasarkan idealisme serta super ego manusia yang bernama fikri. 


"Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. Kan begitu Tuan Jenderal?" (Jejak Langkah, h. 32) ― Pramoedya Ananta Toer


Banyak mahasiswa yang membebani hidup mereka dengan menanamkan prinsip "IPK 4,00" dalam dunia kampus. Sejujurnya saya iri dengan mereka yang mempunyai IPK begitu besar. Tapi, tak sedikit pula pertanyaan-pertanyaan muncul dalam pikiran saya. Penasaran berkecamuk dalam benak. "Kok bisa?", "Bagaimana cara mereka (para mahasiswa yang memiliki IPK besar) belajar?", "apakah hasil yang mereka dapat, murni hasil mereka sendiri?", dll. Namun, terlepas dari semua pertanyaan-pertanyaan itu, saya berpendapat, bahwa. Nikmatilah hidup di kampus ini. bukan berarti (terlalu) santai untuk kuliah.


kembali muncul pertanyaan 


"atau mereka manusia biasa? hanya saja mereka pintar  menaruh strategi dengan belajar di penghujung semster? toh, aspek  yang (biasanya) dosen liat untuk memberikan angka mutu tersebut hanya berdasarkan dua aspek (saja) UTS dan UAS."


So taunya saya, ada 3 aspek penting yang menjadi dasar bagi seorang guru atau dosen dalam meberikan penilaian untuk peserta didiknya.


Menurut Sudjana (2006:23), ranah kognitif merupakan hasil belajar yang berhubungan dengan kemampuan intelektual. Ranah kognitif meliput enam aspek, yakni 1) pengetahuan atau ingatan (knowledge), 2) pemahaman, 3) aplikasi, 4) analisis, 5) sintesis, dan evaluasi. Aspek pengetahuan dan pemahaman merupakan kognitif tingkat rendah, sedangkan aspek aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi termasuk kognitif tingkat tinggi. Ranah afektif terdiri diri dari lima aspek, yaitu 1) penerimaan, 2) jawaban atau reaksi, 3) penilaian, 4) organisasi, dan 5) internalisasi. Sedangkan ranah psikomotoris berkenaan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan bertindak, yang meliputi enam aspek, yaitu 1) gerakan refleks, 2) keterampilan derak dasar, 3) kemampuan perseprtual, 4) keharmonisan atau ketepatan, 5) gerakan keterampilan kompleks, dan 6) gerakan ekspresif dan interpretatif. 


Tambahan dari saya, selain itu, ada beberapa unsur tambahan yang menjadi bahan penilaian dosen (terutama) dalam memberikan nilai terhadap mahasiswanya. mungkin semua telah mengenal dengan pembagian seperti ini, 20% absensi, 40% UTS, dan 40% UAS atau 10% absensi, 10% kuis, 30% UTS, 50% UAS, dll..ah belibet juga ya klo berdasarkan teori yang ada. pusing abi ge, tapi da gmna, greget! haha. 


kembali ke inti persoalan. Lalu muncul pertanyaan, "Apakah, penilaian yang kita dapat berdasarkan aspek-aspek tersebut?" 


Diantara ranah kognitif, afektif, dan psikomotoris, maka ranah kognitif paling banyak digunakan oleh guru dalam pembelajaran di sekolah. Hal ini, karena ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan siswa dalam menguasai isi bahan pengajaran. Hasil belajar aspek pengetahuan termasuk tingkat kognitif yang paling rendah, meliputi pengetahuan faktual dan pengetahuan hafalan atau untuk diingat. Namun, tipe hasil belajar pengetahuan menjadi prasarat bagi pemahaman. Nah, hal inilah yang mungkin menjadi alasan kuat mengapa dosen memberikan persentase nilai yang lebih besar pada UTS dan UAS


Tapi ya,prinsip saya dalam hidup di dunia kampus ini hanya "berapapun IPKmu fik, namun  Ilmu lah yang paling penting. Bagaimana kamu bisa memahami ilmu tersebut dan membaginya kembali, merupakan hal luar biasa yang kamu dapat. Mungkin yang lain lebih pintar darimu dalam mendapatkan nilai, tapi diri ini tau, aku lebih cerdas daripada mereka dalam memanfaatkan ilmu yang kudapat, untuk menjadi nilai yang lebih berharga dari sekadar angka yang bernama IPK."

Sabtu, 02 Maret 2013

Promises promises

Apa yang telah kamu lakukan padaku?pada duniaku?dalam kehidupanku?


Dirimu telah meretas otak ini. Membuatnya terus memikirkan tentang kamu, memutarkan rekaman hidup saat-saat ku berdua bersamamu. Mata ini seakan tak pernah ingin lepas dari setiap inchi gerik tingkahmu. Hati ini.. hati ini kamu buat untuk selalu merindukanmu, dan bibir ini, telah fasih menyebutkan indah namamu.

Setiap moment bersamamu adalah suatu hal terindah dalam setiap detik hariku.
Terimakasih.. karena kamu mau menghiasi hariku, duduk berdua dan berbagi banyak ceritadi sore senja bersamaku. Terimakasih karena kamu telah memberi kesempatan padaku untuk membuatmu tersenyum dan membahagiakanmu. Insyaallah.. aku takkan pernah menyakitimu, membuatmumeneteskan air mata.
I promise to you
Believe me

Kamis, 17 Januari 2013

Pemilik Senyum Indah


Perlahan..kau menyelinap. Pelan-pelan masuk, dan mencuri hati ini. Curang dan indah.

Aku tak pernah melarang kau masuk, tapi dengan cara seperti itu, ah.. kau seolah membuatku menjadi seorang yang sangat bodoh akan cinta.

Senyummu membuatku kaku, tak bergerak,seolah dunia berhenti berputar menahan fatamorgana yang indah agar berhalusinasi lebih lama dalam bayang–bayang.

Tak sempurna, tapi kau menyempurnakan diri ini. Cukup. Bahkan tak berlebihan sama sekali.

Kau..kau pemilik senyum indah. Dirimu kan dihatiku selalu.

Ayah


Dia sudah separuh baya, tapi masih saja terus bekerja. Wajahnya memancarkan keletihan, matanya sendu, gerak tubuhnya tak lagi segesit pagi. Keras kepala. Tapi itulah dia. Apapun akan dia lakukan untuk anaknya. Dia hanya ingin melihat anak-anaknya tersenyum. Hanya demi anak-anaknya tersenyum. Hanya itu.
Ayah..

Rabu, 16 Januari 2013

Cinta Tidak Datang Dengan Terburu-buru



Begitu jauh aku memandang, bahkan sangat jauh, sangat teramat jauh… ternyata dia ada di pelupuk mataku.

Kenapa tak terlihat sejak awal?? Kenapa baru sekarang??

Ya! Tuhan selalu punya jalan cerita sendiri untuk kita. Meski terkadang sangat rumit, tapi begitu menarik. Ah..Tuhan. Engkau sungguh luar biasa untuk membuat hambamu ini tersenyum..

 “Cinta ga datang dengan terburu-buru kan??”, Ilhram bertanya dalam hati. Senyumnya melengkung sempurna.

Senin, 31 Desember 2012

Pergantian Tahun



            Langit begitu ramai, di penuhi dengan warna warni kemilau kembang api yang sengaja disunut untuk malam ini. Hiruk pikuk semakin ramai dengan teriupan terompet. Anak kecil hingga para orang tua, bahkan si pedagang pun berlomba-lomba meniupkan terompet sekencang mungkin menandakan kebahagiaan mereka di malam ini.

Bajunya sangat lusuh. Dia duduk di seberang jalan sana. Hanya diam, melihat sekitar. Wajahnya tidak begitu senang,seperti kebanyakan anak lainnya.

“Hei..!”

            Anak itu langsung melihatku “Saya kak?”

            “Iya kamu”

            “Kenapa kak?”

“Kamu kenapa?? Lihat,orang lain seneng banget malem mini, tapi kamu, cuma diam!” tanyaku penasaran.

“Aku laper kak!” jawabnya singkat.

Aku masuk pada lamunanku, terheran- heran. Ditengah keramaian, ditengah ratusan orang dengan kebahagiaan, kenapa masih ada orang yang kelaparan.

tiba-tiba dia meringis, menyadarkanku dari lamunan. “ssshhh..”

Seketika aku berdiri, melihat sekitar.

“Ayo, ikut aku”

“Kemana kak?” tanya anak itu kepadaku penasaran

“Kamu lapar kan?sudah ikut saja denganku!”

Aku pun mengajaknya ke warteg di seberang jalan tak jauh dari tempat itu. Tak lama berjalan, akhirnya kami sampai di warteg.

                                                                       *****

Ibu penjaga warteg itu menatapku dan anak itu. Wajahnya sedikit bingung, mencoba memutar otaknya dan menduga-duga. Tapi ibu itu tak berani bertanya.

“Bu, bikin 1 porsi ya?” ucapanku mengejutkannya. Sejenak menghentikan rasa penasaran penjaga warteg tersebut.

“Oh.. iya mas, lauknya mau apa??” suara penjaga warteg itu terbata-bata.

“Kamu mau apa??pilih saja apa yang kamu mau” tanyaku pada anak itu

“Benar ka?waaaahh..” wajahnya begitu sumringah, sangat bersemangat. Berbeda saat pertama kami bertemu. Dan rasa perih perutnya pun hilang.

                                                                       *****

Kami berdua kembali ke tempat pertama bertemu. Teduduk. menyaksikan suasana yang tak banyak berubah. Sejauh mata memandang terlihat orang yang bersenang-senang, tertawa bahagia, lalu lalang pejalan kaki, dan kendaran, arak – arakan kembang api  di tambah kebisingan terompet menghiasi mala mini.

Tiba-tiba anak itu berkata “Makasih kak, makasih untuk makannya” Senyum anak itu melengkung sempurna

“Ya, sama-sama.” Aku pun tersenyum melihatnya.

Namun tiba – tiba anak itu menekuk lututnya, menyikap tangannya dan menenggelamkan kepalanya di sela – sela lekukan lutut dan tubuh mungilnya. Terdengar tangisan dari anak itu,

“Kenapa kak??lihat mereka, mereka yang berjalan di sekitar kita, mereka yang tertawa. Semua tidak melihatku. Seakan aku tidak berada disini”

“Apa maksudmu?”

“ Lihat saja mereka, tertawa gembira. Lihat benda bising dimulut anak itu, lihat yang ada di langit-langitku sekarang. Mereka tidak melihatku,tak memandangku sama sekali kak. Apa semua orang seperti itu? Mengapa mereka tak memperdulikan orang sepertiku? Mereka egois. Bukankah Tuhan menciptakan mereka untuk saling berbagi, saling menolong, dan meberi terhadap sesame, terhadap orang sepertiku?”

“Aku masih tak mengerti apa yang kau bicarakan, apa yang kamu maksud?”

“Malam ini kak. Pergantian tahun ini. Sampai kapan mereka akan seperti ini,menutup mata dan tidak pernah mau melihat kami? Berapa banyak kembang api yang mereka beli?berapa rupiah uang yang orang tua dari anak-anak itu keluarkan untuk terompet yang mereka beli? Sedangkan aku dan teman-temanku yang lain, yang senasib sepertiku hanya bisa menahan rasa lapar sedari pagi”

Aku hanya bisa terdiam. Tersadar akan banyak hal tentang hidup ini. Pelajaran berharga dari seorang bocah jalanan.

Rabu, 05 Desember 2012

Me and My Hobby

hai hai..
tau ga tau ga..Fikri lagi seneng sama yang namanya fotografi nih, ya meski hasilnya ga akan sebagus fotografrer-fotografer pro tapi, lumayan lah..not bad
nih hasilnya..
cekidot

 
Ini nih..foto favorite.. sensenya tuh dapet banget!!


Ini..'mega'lomen. kenapa megalomen.. karena nama modelnya mega,jadi fikri tambahin 'lomen'. :D



ini posenya keren! tinggal di edit, tambah efek-efek..mantab

mulai dari foto ini..

ini..
kesini..
dan ini.. kaya yg lagi nyeritain sesuatu :)

nah.. foto diatas juga, msih ada sambungannya, ntar di upload lagi.. foto-foto ini juga, kaya yg lagi bercerita



ketiga foto diatas. anaknya cuek bgt pas di foto,sedeket apapun Fikri sama nih anak. Lagi asik merhatiin maenan kali ya..

Rabu, 24 Oktober 2012

I'm Back Again


Holllaaaaaa…..  apa kabar semua?? Saatnya bilang ‘I’M BACK AGAIN’  :D. Haduuuuuhhh,udah lama ya kita ga ketemu dan bercerita di blog ini. Kangen ngeposting lagi nih. Mudah – mudahan fikri ga ngilang lagi yah. Hahaha swer deh, ga akan ngilang lagi,santai.hihiihii

Sekarang Fikri bakal kasih cerita yang lebih kece di banding cerita-cerita sebelumnya di blog ini, di jamin kerennn abiss daahhh.

Oh iya, you know what? Sekarang Fikri udah jadi mahasiswa loh. Fakultas MIPA Jurusan Matematika Universitas Islam Bandung (UNISBA). “Loh.. kok UNISBA Fik, matematika pula? ”. gini nih ceritanya… SNMPTN kemarin gagal lagi kawan. Bukannya mengkambing hitamkan orang atau gimana, tapi faktor kegagalan SNMPTN kemaren bener-bener banyak yang asalnya dari luar. Milih jurusan yang mau di tuju terutama. Ya udahlah yah..skiippp aja, ga penting -.- singkat cerita, daftar ke UNISBA, asalnya pengen banget masuk ke Psikologi tpi DOKU yang tidak memadai, ngebuat Fikri ‘terjerumus’ ke jurusan yang katanya pelajaran paling  super dupeerrr susah ini.Tapi tau ga?? dari kejadian ini Fikri banyak banget dapet pelajaran berharga.Sebenrnya, kuliah dimana pun sama aja, yang terpenting adalah kitanya. Faktor ‘DIRI SENDIRI’.  Kebetulan dapet quote dari salah satu senior favorit, gini katanya, “UNISBA ini cuma sebuah gubuk kecil,kumuh, yang WC pun ga punya, dan mari, oleh kita, jadikan gubuk kecil ini menjadi sebuah istana yang megah”. Kurang lebih gitu kata-kata Kang Tegar yang baru-baru ini beliau terpilih menjadi Jajaka tahun 2012 (hebat yah?!). Nah, karena itu juga, sekarang jadi lebih semangat kuliahnya. Bener

Oh iya 1 lagi… Mochammad Fikri Baihaqi, jadi Ketua Angkatan MIPA tahun 2012 loh,dashyat kan??tambah kece kan Fikri??hahaha. Alhamdulillah, temen-temen MABA 2012 percaya sama Fikri. Lumayan juga dapet pemacu n dapet mood booster buat semangat belajar.

Segini dulu aja yah..entar ceritanya Fikri lanjut lagi deh ;)

Selasa, 28 Februari 2012

Kubangan Air

Entah berapa lama aku meninggalkan desa kecil ini,mungkin sudah beribu jam aku meninggalkan tempat ini. Tempat yang memberikkan aku banyak kenangan, kisah serta pelajaran berharga untuk hidupku.

Kini saat rintik hujan mulai bergantian jatuh dari atap tak bertihang, aku pulang, kembali lagi ke desa yang kecil ini, sekedar menghirup sejuknya udara pagi hari ,dan menjenguk ayah, yang lama sekali kita tidak bertemu. Rindu sekali rasanya hati ini.

Dulu, ketika waktunya pulang melatih, aku selalu berharap tetesan air berlomba-lomba untuk jatuh,membasahi jalanan, sehingga akan semakin banyak kubangan air di jalan itu nantinya. Dan saat aku akan melewatinya, aku akan tersenyum sendirian, sembari menginjakkan kakiku pada kubangan tersebut. bermain air di kubangan tersebut. seperti anak kecil. basah dan kotor bukan menjadi persoalanku.aku pun tak pernah menghiraukan pejalan kaki yang melewati sambil memperhatikan tingkah anehku.

Sekian lama, namun tak banyak yang berubah dari tempat ini.sejuk,nyaman dan ramah, termasuk kubangan air itu. hahha..masih saja kotor,berjejer tak beraturan,dan tak bertuan. Tidak ada yang pernah memperdulikannya sama sekali,terkecuali aku. Ingatan tentang kubangan itu sekejap masuk dan menggelitik otakku,membuat aku tersenyum geli.

Sabtu, 18 Februari 2012

Mata Hati

Aku selalu memejamkan mata dan menghitam pandangan. Semua yang terbias pada mata ini, kecantikan paras,kemolekkan tubuh,alimnya tingkah laku terkadang hanya sebuah ilusi semata,penipu ulung . Semua itu tidak akan pernah menyentuh hati.

Sudahlah, biar aku melihat dengan hati ini. Mata hati.merasakan dengan hati ini. Hanya dengan hati. Aku percaya akan kemampuan luar biasa hati ini. Selalu memberikan 2 pilahan,namun memberikan jawaban jujur untuk kedua pilihan tersebut.

Hati ini selalu dan pasti tahu siapa yang terbaik dan yang dibutuhkan oleh diri ini.

Jumat, 17 Februari 2012

Kala Cinta

Lihat! Cinta kini sedang memainkan peranannya. Cinta begitu mempengaruhi mereka,kehidupan para insan yang tersentuh olehnya. Ia menawarkan banyak warna di setapkisahnya. Terkadang kelam dan kelabu, namun, terkadang menjadi pelangi di kala hujan telah berhenti membasahi bumi.


Ketika cinta sedang berbaik, ia akan membawa mereka,para insan dunia ini terbang,melayang,menikmati setiap harmoninya,keindahannya. Namun ketika cinta sedang tak bersahabat, maka ia tak segan untuk menyayat hati siapapun, membekas luka mendalam. 

Maka..berbaiklah padanya,dan kita akan mendapatkan hal luar biasa karenanya juga

Rabu, 15 Februari 2012

Adele, Ratu Grammy Awards 2012



Grammy Awards yang digelar 12 Februari 2012, menjadi ajang pembuktian bagi penyanyi pendatang baru Adele untuk membuktikan kejayaannya dalam musik dunia.

Tak tanggung-tanggung enam Grammy Awards ia bawa pulang. Termasuk penghargaan bergengsi untuk album terbaik tahun ini 21 dan rekaman terbaik untuk lagu Rolling In the Deep.
Adele pun terlihat tak menyangka dengan kemenangannya ini. Ia sempat meneteskan air mata ketika diminta memberi pidato kemenangan.

“Rekaman ini terinspirasi oleh sesuatu yang normal dan setiap orang melaluinya. Hubungan omong kosong dan itu telah berlalu. Saya tidak dapat menceritakan kepada anda bagaimana perasaan saya tentang itu. Itu merupakan tahun yang mengubah hidup saya,” kata Adele.

Tak hanya menerima penghargaan, penampilan Adele dalam acara penghargaan tersebut mampu membius semua penonton yang terpukau akan suara emasnya.

Tak akan ada yang menyangkan jika penyanyi berusia 23 tahun tersebut baru saja menjalani operasi tenggorokan yang hampir membuatnya tak bisa bernyanyi lagi.
Ajang Grammy Awards ke 54 tidak hanya menampilkan suka cita para pemenang. Panitia memberi sesi khusus untung mengenang kematian penyanyi luar biasa Whitney Houston yang meninggal 1 hari sebelumnya.

Sabtu, 04 Februari 2012

KarenaMu Kurelakan


Sudah sangat lama aku mengira-ngira dengan pasti, mimpi buruk itu lambat laun, akan mengusik hidupku yang tak banyak warna warni. Potret kecil hitam putih kehidupan yang monoton. Dan kini akan semakin hitam,kelam. 

Hidupku ini hanya sebuah serpihan cerita kecil dari ribuan,bahkan ratus ribuan cerita kecil lainnya. Cerita kecil, yang orang pandang dengan sebelah mata tapi begitu menyesakkan dada,membuat jantung ini sejenak berhenti berdetak, membuat air mata ini menetes tak terbendung.



Aku memang seorang laki-laki. Ya! Laki – laki! kau tak salah membacanya, matamu masih benar-benar normal kan?! Aku laki-laki yang masih memiliki hati,nurani serta air mata. Aku bukan robot yang yang tak pernah merasa sakit,ketika makhluk lain sejenisku menyakiti, aku bukan robot yang tak memiliki nurani yang tak peduli akan kehidupan, aku bukan robot yang tak mampu menangis. Air mata adalah satu-satunya cara bagaimana mata berbicara ketika bibir tak mampu menjelaskan apa yang telah membuat perasaanku terluka. Apakah itu suatu masalah untukmu? Melihat seorang pria menangis, tersedu-sedu,meratapi kehidupannya yang hancur lebur, bagaikan gubuk reyot yang di terjang bom molotov? Betapa hancurnya.



Senja kelabu…



Langit mengencingi seroja tak ada habisnya. Sejak siang, hujan rintik dan tidak juga membesar. Hingga malam menyeret bulan tuk keluar dari singgah sanahnya.



Malam itu…malam yang membuat degup jantung ini berdetak 2x lipat dari biasanya, dia memanggilku, ingin bicara 4 mata. Degup jantungku makin tak karuan. Aku duduk di sofa ruang keluarga, begitupun dengan dia. Suasana di ruangan iu menjadi begitu hening. Tak lama kemudian beliau bercerita akan kisah hidupnya dan tentang keluarga ini. Suaranya parau, dan air matanya tumpah. Aku terpaku mendengarnya. Nafasku sekaan terhenti. Tak cukup sampai situ, kata-kata itu seakan mencabik-cabik hati dan batinku. Aku masih tak percaya akan apa yang Ia ceritakan. Benarkah? sekilat aku berlagak tegar,tapi kata-kata itu masih terngiang di kepalaku dan ribuan pertanyaan dengan cepat, masuk ke ubun-ubunku.

‘kenapa?’

‘apa yang salah dari keluarga sederhana ini?’

‘dosa besar apa yang telah diperbuat keluarga kecil ini kepadaMu?’

 ‘apakah ini suatu yang terbaik untuk kami menurutMu?’

‘apa di akhir ini,suatu yang indah akan datang untuk masing-masing dari kami?

‘apa yang kau inginkan dari kami?’

‘Kau tak salah menjatuhkan takdir kan?’ ah…. aku percaya bahwa Kau tak pernah salah. Lalu kenapa??kenapa?



musim penghujan telah berganti. Kekecewaan itu masih saja menyelimuti hati. dan aku masih selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama padaNya. Kenapa?



Aku yang selalu menerima apapun takdirMu,apapun cobaanMu,semua kiamat sugraMu. Aku yang tak pernah meminta lebih dari doa,hanya agar keluarga ini bahagia,barokah, sakinah dan mawadah. Apaah aku terlalu berlebihan dalam menginginkan ssesuatu untuk keluargaku?keluarga kecil dan sederhana ini? Apa karena dia??atau dia??Atau dosaku yang terlampau banyak hingga Kau sulit tuk mengampuni seala dosaku? Tidak.. aku hingga saat ini masih meyakini bahwa Kau adalah Yang Maha Pengampun hambanya.



Pertanyaan-pertanyaan penasaran itulah yang selalu berlari-lari kecil, berputar 13 kali mengelilingi otak di setiap lamunanku.



Dengan berat hati, aku menerima semua takdirku, aku yang selalu mempercataiMu bahwa Kau memiliki cerita indah di balik ini, aku percaya padaMu bahwa Kau tau apa yang terbaik untuk kami versimu.



Kini kurelakkan Kau memisahkan kami,sebuah keluarga kecil, yang di bangun dengan pengorbanan yang besar.

ku relakan Kau memisahkan ayah dan ibuku. karenaMu



aku akan selalu merindukkan keluarga kecil ini.

merindukan cerita-cerita kecil dari keluarga ini.

dan aku pasti akan sangat merindukkan keluarga kecil ini bersatu kembali.

dan aku selalu bersimpuh kepadaMu untuk keluarga ini.

Kamis, 02 Februari 2012

Sedikit Kenangan Yang Terpisah Oleh Jarak dan Tak Lekang Oleh Waktu




Coretan ini khusus aku alamatkan untuk kalian,  orang- orang luar biasa yang tak pernah letih dan lelah menggerek bendera kebangggan kita.


Di paruh malam ini aku terbangun dari pulasnya tidurku. Teringat akan pribadi –pribadi unikyang melekat di raga kalian. Aku termenung sembari berusaha mengumpulkan potngan potongan kecil puzzle ingatanku akan kalian. Tak butuh waktu lama untuk mengingatnya. Kalian sudah terlalu melekat di benakku,dan imajinasiku tak pernah lupa pada diri kalian.


Aku masih ingat betul bagaimana kita lalui setiap detik terlelah sepanjang hidup kita yang berganti menjadi menit,dan bagimanakita menghargai setiap menit yang berganti menjadi jam. Peluh kita seberangi,gusar kita hadapi. Tak pernah bosan walau hati kecil berontak,ingin membawa raga tuk beranjak pulang.



Untuk kalian yang terkadang lupa akan batasan.



Garis mati yang membentang antara kita, nyatanya telah  terlangkahi oleh setiap pola tingkah laku kekanakan kita. Bagai seorang bocah yang dibiarkan tuk bermain,kita lupa akan batasan-batasan itu. Canda dan tawa seperti menu utama dalam setiap waktu utama kita. Sinar terik matahari, dan kucuran peluh yang membasahi seakan membiarkan kita tuk terus menikmati gelak tawa. Tak ada yang bisa ernah mengingatkan kita bahwa sesungguhnya kita telah terbatasi ole grs mati yang terbentang.



Ketika Lestari tanpa sadar memanggilku ‘Bebep’ masih saja menggelitik gendang telingaku, kita yang bersekongkol tuk beranjak pergi saat anggota lain datang, aku dan sarah yang sering melempar tangan dengan sekeras mungkin, menebak-nebak dengan Hasanatul,Pudew,Miftah, dan Nabila, apakah angkot yang kita tumpangi akan belok ke SPBU atau tidak. Kungfu dan gaya ayu tingting versi Ibu ketua (Vanessa), Nuraeni ‘si Gembel’, Rani yang memiliki cubitan maut,dan  bagaimanadengan pengamen autis dengan gaya khasnya yang menyanyikan lagu Ibu karya Iwan Fals,dan kalian menirunya dengan versi kalian masing-masing. Itu semua masih tertaa rapih dalam memoi otakku ini


Kepada kalian orang-orang aneh : Sarah, Vaness,Hasanatul, Rani, Ilmy,Tepe, Mayasari, Chandra, Isri, Nabila, Pudew,Nadya, Bebep, Rio, Riyad, Alan, Arizal, Fikri, Miftah, Rina, Yuli, Sri, Azis, Heni, Wulan, Nuraeni, Khaifa, Fenny,Siti, Tresna


Beberapa minggu ini aku tak pernah melihat sosok kalian. Apakah kalian masih menjadi seorang yang periang namun begitu membosankan,cerewet dan manja,tapi penuh dengan tekad dan kesungguhan?tak perlu menjawabnya dengan runtut,jawab saja dalam hati.














Rabu, 01 Februari 2012

Tips : In Relations..!




Faktanya..
Banyak sekali para remaja yang terjebak akan konflik cinta,yang pastinya bikin galau dan sakit hati.

Mengapa itu bisa terjadi fik?



Apakah diri kita yang salah atau pasangan kita yang salah?? Entahlah..

Kita tidak ngga bias menyalahkan orang lain atas masalah yang kita alami,termasuk pasangan kita. Yang aku yakini adalah itu murni kesalahan diri kita sendiri.



Mengapa semua salah diri kita sendiri??



Tentu saja. Sudah jelas!

Coba review kembali ingatan kalian pada saat memutuskan untuk berpacaran dengan si dia. Kita sudah di beri kesempatan untuk berpikir,mempertimbangkan dengan bijak ,serta di beri waktu untuk menentukan keputusan yang akan kalian ambil sebelum memutuskan untuk in relationship dengan si dia. Iya kan?! So..ga ada gunanya kita ngedumel atau marah- mrah menyalahkan orang lain atau pasangan kita,padahal, kita sendiri yang salah dan kurang bijak dalam mengambil keputusan.

Para remaja bereaksi terlalu terburu-buru tanpa memikirkan baik dan buruknya menjalani hubungan. Mereka tergusur oleh nafsu pikiran,dan egoisme diri sendiri tanpa berpikir jernih. Hasilnya? Bisa kita lihat. Seabreg status-status galau dan curpen (curhat pendek) mereka di akun akun jejaring sosial, karena hubungan mereka yang bermasalah.



Bagaimana agar kita terjebak dalam konflik cinta?



Ade-ade, abang, none, akang, teteh, nyai, ujang..nih ye.. Dalam berhubungan pastinya kita akan menghadapi berbagai masalah. Ngga mungkin hubungan yang kita jalani akan adem ayem,tentrem,sejahtera,sentosa,adil dan makmur (UUD kali ya? hahaha) selamanya. Hubungan yag kalian jalani tidak akan berjalan monoton,gituuu terus. Pastinya akan ada grafik dan siklus yang naik turun dan berubah-ubah. Dan itu adalah suatu hal yang wajar. Bumbu dalam berpacaran. Tapi konflik konflik tersebutbisa kita minamalisir kok.



Gimana caranya??



Kita kembali lagi ke awal!

Setelah kalian mengambil keputusan untuk in relationship dengan si dia, tahap awal yang kalian jalani pastinya akan bertukar pikran,mengobrol dan berdiskusi. Bertanya akan ‘keyakinan’ atau kepercayaan pribadi masing-masing terhadap pasangan kalian. Apa yang dia suka dan tidak,apa yang kalian ingin dari pasangan kalian atau pun sebaliknya dan apa yang kalian tidak inginkan,dan pastinya juga,kalian akan memberikan komitmen masing – masing pada diri sendiri dan pada pasangan kalian



ribet yah?padahal cuma pacaran doang. kan ngga tau,apakah hubungan yang kita jalani akan  sampai ke jenjang pernikahan ataukah kandas di tengah jalan.



Ya..gini epri badih!

Tentunya kalian menginginkan yang namanya ‘quality of a good relationship (kualitas hubungan yang baik) ’ (weesss..bahasanya berat) bukan?? Agar hubungan kalian tersebut bias jadi momen yang tak terlupakan sepajang masa (hahaha) dan sebagai latihan jika kelak kalian. berumah tangga.

Memang terlihat sangat ribet,tapi itu akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan kalian nantinya. Pastinya akan memunculkan kepercayaan lebih pada diri pribadi terhadap pasangan kalian.



Kalau kita sudah saling percaya, memberikan komitmen dan, bla bla bla.. tapi tetap saja timbul masalah. Solusinya?



Selain trik yang di atas. Kita pun juga harus mau merubah diri pribadi kita masing-masing. Untuk siapa? Untuk pasangan kita dan tentunya untuk diri kita pribadi.



Berusahalah menjadi seorang yang lebih bijak,pengertian, menjadi seorang pemaaf yang handal,orang yang lebih sering berpositif thinking,tidak egois dan keras kepala.

Dan janganlah memperbesar masalah yang sesungguhnya kecil.



Yupz..segitu dulu opini gue tentang conflict of relations

Oh ya  satu lagi nih dari gue! kalau pun hubungan lo nantinya kandas di tengah jalan. don't worry, mungkin dia bukan yang terbaik yang Allah kasih buat lo. Lo masih dikasih SANGAT BANYAK KESEMPATAN untuk mendapatkan yang lebih baik dari dia.



Wise word : 

‘ kadang kamu harus dengarkan kata hati. Jangan tanyakan siapa yang kamu cintai. Tapi tanyakan siapa yang buatmu bahagia dan di hargai’




Semoga bermanfaat J

Chipirilii :D